Dari Aula Makodim, Dandim Madiun Ajak Prajurit Peduli Lingkungan dan Siaga Bencana


MADIUN – Kodim 0803/Madiun menggelar Sosialisasi Pembinaan Lingkungan Hidup Tahun 2026 di Aula Makodim 0803/Madiun, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalkan Peran Binter TNI AD dalam Mitigasi Bencana Melalui Pembinaan Lingkungan Hidup”.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran prajurit terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah binaan. Kegiatan diikuti personel jajaran Kodim 0803/Madiun dengan penuh antusias.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Inf I Nyoman Adhisaputa, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan lingkungan hidup merupakan bagian penting dari tugas pembinaan teritorial (Binter) TNI AD. Menurutnya, berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kekeringan tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang mengalami kerusakan.
“Melalui sosialisasi ini, saya berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup serta mampu menjadi pelopor dalam mengajak masyarakat melakukan langkah mitigasi bencana sejak dini,” ujar Dandim.
Ia juga menekankan bahwa aparat teritorial memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pelestarian lingkungan. Tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga aktif melakukan langkah pencegahan melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi mengenai pembinaan lingkungan hidup, mitigasi bencana, serta langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai upaya menjaga kelestarian alam dan mengurangi risiko bencana.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0803/Madiun berharap terbangun sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, lestari, dan tangguh terhadap ancaman bencana.

TNI Gelar Karya Bakti Pembersihan Sungai dan Bansos di Dusun Wonodadi


Madiun – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Tahun Anggaran 2025, Kodim 0803/Madiun melalui program Bakti Teritorial Prima melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan sungai sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di Dusun Wonodadi, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini melibatkan personel TNI bersama warga setempat yang bergotong royong membersihkan aliran sungai dari sampah dan rumput liar. Upaya ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya banjir saat musim hujan.

Selain karya bakti, TNI juga menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kasdim 0803/Madiun Mayor Inf Suwandi menyampaikan bahwa karya bakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin terus hadir di tengah rakyat, menjaga kebersihan lingkungan, serta berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Masyarakat Dusun Wonodadi menyambut positif kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya karya bakti dan pemberian bansos dari TNI.

Kegiatan Bakti Teritorial Prima tersebut diharapkan dapat memperkokoh semangat kebersamaan sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kunjungi Kodim 0803/Madiun, Kasdam V/Brawijaya Tekankan Prajurit Teritorial Harus Dekat dan Dicintai Rakyat


Madiun – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0803/Madiun, Jumat (13/9/2025). Kehadiran jenderal bintang satu tersebut disambut langsung oleh Dandim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, bersama jajaran perwira staf dan anggota.

Dalam suasana penuh keakraban, Kasdam menyampaikan arahan kepada seluruh prajurit Kodim 0803/Madiun. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, persaudaraan, dan semangat guyub rukun, baik di lingkungan satuan maupun bersama masyarakat.

“Jadilah prajurit teritorial yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Itulah kekuatan utama TNI yang harus terus dipelihara,” pesan Brigjen TNI Zainul Bahar.

Selain itu, Kasdam juga mengingatkan agar para prajurit senantiasa menjaga kesehatan, mengingat padatnya tugas pembinaan teritorial yang menuntut kesiapan fisik maupun mental.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pimpinan dan prajurit, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keutuhan dan keamanan wilayah.

Kokoh di Antara Doa, Satgas TMMD Dirikan Soko Guru Mushola Al Hamid


Madiun, 14 Agustus 2025 — Pagi itu, langit Desa Ngranget masih teduh, namun halaman Mushola Al Hamid dipenuhi semangat yang menyala. Di tengah aroma serbuk kayu yang menyeruak, tampak balok-balok kayu besar tergeletak menunggu untuk ditegakkan. Hari itu, tangan-tangan kuat Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun berpadu dengan tenaga warga desa, mengangkat dan menegakkan soko guru, tiang utama penyangga atap rumah ibadah yang akan menjadi pusat cahaya bagi kehidupan kampung.

Tidak mudah memindahkan kayu seberat itu. Dibutuhkan lebih dari sekadar tenaga, tetapi juga kekompakan dan irama kerja yang terjalin tanpa banyak kata. Tangan-tangan kokoh menahan beban, kaki berpijak mantap di tanah desa, sementara peluh mengalir menjadi saksi kerja yang lahir dari hati.

Bagi Satgas TMMD dan warga, soko guru ini bukan sekadar tiang. Ia adalah simbol penopang harapan, tempat doa-doa akan berkumandang, ayat-ayat suci dilantunkan, dan persaudaraan dipupuk. Semangat gotong royong yang terpancar hari itu menjadi gambaran nyata bahwa kekuatan bersama mampu menegakkan bukan hanya bangunan, tapi juga rasa persatuan.

Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menyampaikan apresiasinya terhadap warga yang antusias terlibat. “Mendirikan soko guru ini butuh kekuatan fisik dan kekuatan hati. Saya bangga melihat TNI dan masyarakat bergerak bersama demi rumah ibadah ini,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, bapak Jayus, mengaku haru melihat mushola perlahan berdiri. “Dulu hanya terbayang, sekarang tiangnya mulai tegak. Semoga ini menjadi berkah dan membawa kebaikan bagi desa kami,” ucapnya dengan senyum penuh syukur.

TMMD ke-125 Kodim Madiun, Menutup Celah Disparitas Kota dan Desa


Madiun, 11 Agustus 2025 — Di tepian persawahan yang hijau, di bawah langit yang menyimpan cerita hujan dan terik, langkah-langkah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun terus bergema. Mereka datang bukan sekadar membangun jalan atau memperbaiki rumah, melainkan menutup celah yang kerap tak kasatmata, jarak kesejahteraan antara kota dan desa.

Program TMMD ini menjadi jembatan nyata yang menghubungkan denyut perkotaan dengan nadi kehidupan pedesaan. Jalan-jalan baru dibuka, rumah tidak layak huni direnovasi, dan fasilitas umum diperbaiki. Semua dilakukan bersama warga, dalam semangat gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa.

Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menegaskan bahwa setiap titik pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal harapan. “Kita ingin masyarakat desa merasakan akses yang sama, peluang yang setara, dan kehidupan yang lebih baik. Inilah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Gotong royong menjadi roh setiap kegiatan. Di Desa Nglengko, suara cangkul dan tawa anak-anak berbaur menjadi irama harapan baru. Jalan yang dulu terjal kini mulai rata, memudahkan hasil bumi mengalir ke pasar, dan membuka peluang usaha lebih luas. Di tengah perubahan itu, tampak jelas bahwa pembangunan yang menyentuh hati akan meninggalkan jejak panjang bagi generasi mendatang.

TMMD ke-125 bukan sekadar program tahunan. Ia adalah kisah bagaimana kota dan desa bisa saling mendekat, berbagi denyut, dan tumbuh bersama dalam harmoni. Saat pembangunan fisik berdiri tegak, kesenjangan pun perlahan runtuh, menyisakan satu Indonesia yang utuh.

Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Kurang Mampu


Madiun, — Dalam rangka mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas TMMD Kodim 0803/Madiun menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi sasaran TMMD, tepatnya di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Ratusan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan, dibagikan langsung oleh anggota Satgas TMMD kepada warga yang membutuhkan.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

“Kami hadir tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk membangun kepedulian dan kebersamaan. Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan harian masyarakat,” ujar Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, di lokasi kegiatan, Senin (28/7).

Salah satu warga penerima bantuan, bapak Sutrisno (65), mengaku sangat terbantu dengan adanya paket sembako tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak tentara. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya haru.

Selain pembangunan fisik seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, program TMMD ke-125 ini juga menekankan pada kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan bakti sosial, sebagai bentuk komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan di desa-desa tertinggal.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Satgas TMMD berharap sinergi antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin untuk menciptakan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Menghadapi Medan Sulit, Anggota Satgas TMMD Bersama Warga Langsir Material Secara Manual


Madiun, 28 Juli 2025 – Anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun bersama warga Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, bahu-membahu melangsir material bangunan secara manual untuk merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Jumiran, salah satu warga setempat.

Langkah ini dilakukan mengingat kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan, sehingga material seperti genteng, batu bata, pasir, dan semen harus dipindahkan secara estafet menggunakan tenaga manusia. Para prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat material dari titik bongkar ke lokasi pembangunan sasaran fisik.

“Kami tidak melihat ini sebagai hambatan, justru semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD ini,” ujar Perwira Koordinator RTLH Kapten Caj Ali Subhan, di sela-sela kegiatan.

Renovasi RTLH ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil. Bapak Jumiran, selaku pemilik rumah, merasa sangat bersyukur dan terharu atas bantuan dari TNI dan warga sekitar.

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Rumah saya sekarang akan lebih layak untuk ditempati bersama keluarga,” ucap Bapak Jumiran dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan hari ini difokuskan untuk melangsir material, dengan harapan seluruh pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

TMMD ke-125 ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga menjadi sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun Resmi Mulai Pengerjaan Jalan Makadam di Desa Ngranget


Madiun, — Kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun resmi dimulai dengan pelaksanaan pembukaan lahan dan pembangunan jalan makadam yang menghubungkan Dusun Ngukir menuju Dusun Nglengko, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Pengerjaan jalan dengan panjang 3.500 meter dan lebar 2,5 meter ini ditandai secara simbolis dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Dansatgas TMMD, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, selepas pelaksanaan upacara pembukaan TMMD pada Rabu (23/7).

Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam upaya membuka akses transportasi bagi masyarakat desa. “Pembangunan jalan ini sangat strategis untuk meningkatkan konektivitas antar dusun serta menunjang mobilitas warga dalam kegiatan pertanian, pendidikan, dan ekonomi,” ujarnya.

Jalan makadam yang sedang dikerjakan ini sebelumnya merupakan jalur tanah yang sulit dilalui terutama saat musim hujan. Dengan dibukanya akses jalan ini, diharapkan akan mempermudah aktivitas masyarakat serta mempercepat roda pembangunan desa.

Lebih lanjut Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan bahwa, kegiatan TMMD ini dinilai sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya wilayah yang masih belum terjangkau program pembangunan reguler.

Selain kegiatan fisik, TMMD ke-125 juga menggelar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan sosialisasi ketahanan pangan, yang melibatkan berbagai instansi terkait.

Program TMMD ini diharapkan tidak hanya meningkatkan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Babinsa Koramil 0803/10 Pilangkenceng Melaksanakan Kerja Bhakti Pembuatan Talut Penahan Tanah


Madiun, – Serka Agus Supriyanto, Babinsa Desa Ngale dari Koramil 0803/10 Pilangkenceng, melaksanakan kegiatan kerja bhakti bersama warga RT 14 Dusun Sumbang, Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (20/7). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembuatan talut penahan tanah di sepanjang jalan desa.

Kerja bhakti tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur desa agar tetap kokoh dan aman dari erosi maupun longsor, terutama saat musim hujan. Talut yang dibangun bertujuan untuk menahan tanah agar jalan desa tidak mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah.

“Babinsa hadir untuk mendampingi sekaligus mengajak masyarakat bergotong royong menjaga lingkungan dan fasilitas umum desa,” ujar Serka Agus Supriyanto. Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran gotong royong di masyarakat.

Warga RT 14 Dusun Sumbang sangat antusias dan bersemangat dalam membantu pengerjaan talut tersebut. Mereka berharap dengan talut yang kokoh, jalan desa bisa lebih aman dan tahan lama, menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.

Serka Agus Supriyanto menegaskan pihaknya berkomitmen terus mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Desa Kenongorejo Dampingi Petani Mengairi Lahan Persawahan


Madiun, – Babinsa Desa Kenongorejo Koramil 0803-10/Pilangkenceng, Serma Nopia Tri Cahyanto, melaksanakan kegiatan pendampingan petani dalam pengairan lahan persawahan di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis (17/7). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu petani dalam mengelola air secara optimal demi mendukung pertumbuhan tanaman padi.

Serma Nopia secara aktif mendampingi para petani saat proses pengairan, memastikan distribusi air berjalan lancar dan merata di seluruh lahan persawahan. Pendampingan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman petani tentang teknik pengairan yang efektif dan efisien.

“Pengairan yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan padi yang sehat dan hasil panen yang maksimal. Kami sebagai Babinsa berkomitmen untuk terus mendukung petani di desa ini,” ujar Serma Nopia.

Para petani Desa Kenongorejo menyambut baik kehadiran Babinsa yang selalu hadir memberikan bantuan dan motivasi dalam setiap tahapan budidaya pertanian.

Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Kenongorejo sekaligus mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat petani.