Babinsa Ingatkan Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu.

Madiun – Posyandu (pos pelayanan terpadu) merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tujuan utama posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat.

Karenanya Babinsa Desa Luworo Koramil 10/Pilangkenceng jajaran Kodim 0803/Madiun, Serda Suratmin melakukan pendampingan kegiatan posyandu di wilayah binaan, pada Jumat (13/10/23).

Babinsa Serda Suratmin mengatakan, banyak kegiatan bermanfaat yang dilakukan di posyandu, diantaranya program kesehatan ibu hamil, program kesehatan anak, Keluarga Berencana (KB), imunisasi, pemantauan status gizi, pencegahan dan penanggulangan diare.

“Setelah anak berusia 1 tahun, angka kunjungan ke Posyandu biasanya akan semakin menurun. Terutama bagi para ibu yang merasa vaksinnya sudah lengkap, ia akan enggan untuk membawa anaknya ke Posyandu,” kata Babinsa.

Padahal, lanjut Babinsa, posyandu tidak hanya berkaitan dengan vaksinasi. “Di Posyandu, berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak diukur untuk mendeteksi sejak dini jika terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kekurangan gizi,” imbuhnya.

Menurutnya, ada banyak manfaat Posyandu yang belum disadari oleh para ibu. Dengan rutin datang ke Posyandu, tumbuh kembang anak selama masa keemasannya (0-5 tahun) akan terpantau dengan baik

“Hingga anak berusia 5 tahun, ibu harus rutin membawanya ke Posyandu. Sebab jika tidak, dikhawatirkan tumbuh kembang anak serta pemenuhan gizinya tidak dapat terpantau dengan baik,” tandasnya.

Tidak hanya ditimbang dan diukur tinggi badannya, anak-anak akan diberikan asupan makanan bergizi yang baik untuk pertumbuhan. Para ibu juga bisa berkonsultasi langsung dengan kader kesehatan dan/atau petugas kesehatan, sehingga berbagai permasalahan kesehatan anak dapat segera terselesaikan dengan benar. Lebih dari itu, para ibu bisa berbagi pengalaman dengan ibu lainnya selama berada di Posyandu. Hal ini tentu akan berdampak sangat positif pada tumbuh kembang anak.

Jaga Kemampuan Fisik Personel, Kodim Madiun Laksanakan Garjas Periodik.

Madiun – Memiliki jasmani yang sehat dan prima adalah tuntutan bagi seorang Prajurit. Terkait hal tersebut, personel Kodim 0803/Madiun baik personel militer maupun PNS melaksanakan kegiatan garjas periodik, di Stadion Wilis, Kota Madiun pada Kamis (12/10/2023).

Pelaksanaan Garjas ini dilakukan oleh Tim Jasmani Korem 081/Dsj yang meliputi Samapta A yakni lari 12 Menit, Samapta B yaitu Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run serta ketangkasan renang 50 meter.

Sebelumnya seluruh personel, terlebih dahulu melaksanakan pengecekan kesehatan oleh Tim Kesehatan dari Denkesyah Madiun, pengisian blangko samapta yang dilanjutkan dengan senam peregangan dan pemanasan.

“Pelaksanaan tes kesegaran jasmani dilaksanakan selama dua hari yang dilaksanakan di Stadion Wilis, sedangkan pelaksanaan renang ketangkasan dilaksanakan di kolam renang pasar besar,” jelas Kasdim 0803/Madiun Mayor Inf Tomy Fedy Anugerahan usai mengikuti kegiatan garjas.

Lebih lanjut Kasdim menuturkan, dengan adanya garjas dapat diketahui sejauh mana pembinaan yang dilakukan, sekaligus sebagai bahan evaluasi.

“Tes kesegaran jasmani ini wajib dilaksanakan bagi seluruh prajurit TNI dan PNS, untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit sekaligus mengukur kemampuan kesemaptaan jasmani secara berkala,” kata Kasdim.

“Kemampuan jasmani ini sangat menentukan dalam pembinaan karier para prajurit yang akan melaksanakan usul kenaikan pangkat maupun mengikuti pendidikan dalam alih golongan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim yang juga turut mengikuti garjas periodik pun mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar menjaga faktor keamanan dan keselamatan dalam melaksanakan Garjas.

“Utamakan foktor keamanan, karena kondisi kesehatan yang lebih paham pribadi masing-masing,” tandasnya.

Dandim Madiun Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-78 Jawa Timur.

Madiun – Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Meina Helmi, turut serta menghadiri upacara peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-78 yang digelar oleh pemerintah kabupaten Madiun. Bertempat di Alun-alun Reksogati Caruban pada Kamis (12/10/2023).

Upacara peringatan hari jadi yang mengusung tema “Jatim bangkit, terus melaju”, tersebut dipimpin oleh Pj Bupati Madiun Ir.Tontro Pahlawanto yang diikuti seluruh aparatur pemerintah kabupaten Madiun dan di hadiri oleh jajaran Forkopimda.

Pada kesempatan tersebut Dandim Madiun Letkol Inf Meina Helmi, menyampaikan bahwa pada 12 Oktober 2023 ini, Provinsi Jawa Timur merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-78, perayaan ini merupakan momen untuk mengingat kembali sejarah panjang serta visi misi pemprov dalam mensejahterakan masyarakat.

“Sebagaimana telah kita ketahui bersama, Provinsi Jawa Timur dikenal dengan beragam budaya dan tradisi yang unik, karenanya menjadi tugas kita bersama untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata Dandim.

Lebih lanjut Dandim menuturkan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk hasil pertanian, perkebunan dan pertambangan.

“Dengan modal sumberdaya alam yang bagus dan situasi yang kondusif, kami yakin pemerintah Jawa Timur akan mampu mensejahterakan masyarakatnya, sesuai tema yang di usung pada peringatan hari jadi tahun ini,” imbuhnya.

“Selamat hari jadi ke-78, semoga dengan kerja keras dan kebersamaan dari seluruh masyarakat, Jawa Timur akan terus bangkit dan terus melaju menjadi provinsi yang semakin sejahtera, maju, dan berbudaya,” pungkasnya.

Babinsa Koramil 11/Geger Dampingi Petani Menyiangi Rumput.

Madiun – Rumput di sekitar tanaman padi jika dibiarkan akan mengganggu tanaman padi dan akibatnya tanaman padi menjadi kurang subur, bahkan rumput akan menutup pertumbuhan padi. Sehingga padi tidak bisa tumbuh dengan sehat dan mempengaruhi hasil panen.

Melihat itu, Babinsa Desa Geger, Koramil 11/Geger jajaran Kodim 0803/Madiun, Serka Sutopo melaksanakan kegiatan menyiangi rumput (matun) bersama Gapoktan Ngudi Luhur 2, Senin (09/10/2023).

Penyiangan bertujuan untuk membersihkan tanaman yang sakit, mengurangi persaingan penyerapan unsur hara, mempercepat pertumbuhan anakan dan mengurangi persaingan penetrasi sinar matahari,” jelas Babinsa Serka Sutopo.

Kegiatan yang dilakukan Babinsa semata-mata karena tugas pokok dan upaya khusus pertanian. Peran Babinsa ini sebagai motivator agar para petani terus bersemangat dalam merawat tanamanya di sawah.

“Kami sebagai Babinsa merasa terpanggil untuk terus mengawal para petani mulai dari penanaman sampai musim panen tiba, sehingga program pemerintah terkait swasembada pangan akan tercapai,” tegasnya.

Babinsa Balerejo Bantu Warga Bangun Tandon Air

Madiun – Menjaga keamanan wilayah kini tak hanya dilakukan oleh anggota Koramil tipe B 0803/03 Balerejo Sertu Sugiarto.

Namun demi membantu masyarakat, Sertu Sugiarto juga melakukan kegiatan sosial lainnya dengan bantu membangun tandon air di Desa Jeruk gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Rabu (11/10/2023).

Sertu Sugiarto mengatakan, pembangunan tandon tersebut untuk kebutuhan penampungan air untuk masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kedekatan TNI dan masyarakat.

“Tandon air ini nantinya untuk keperluan masyarakat, untuk masak dan mandi, apalagi saat musim kemarau, disini kesulitan air makanya di buat tandon,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan membantu pembuatan tandon memberikan hal yang positif kepada masyarakat di wilayah binaannya, dan memberikan semangat kepada warga untuk memupuk budaya goyong royong.

“Kami berharap gotong royong seperti ini dapat berlanjut dilaksanakan hingga pembangunan tandon ini selesai,” kata Sertu Sugiarto.

Disebutkannya, kegiatan kerja bakti dan gotong royong ini juga bagian dari bakti sosial TNI bukti kedekatan kita dengan masyarakat.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud untuk mendekatkan hubungan antara TNI dengan masyarakat, kami selalu siap membantu kesulitan masyarkat disini,” tutupnya.

Babinsa Berikan Pelatihan PBB dan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Satlinmas.

Madiun – Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang dipersiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melakukan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan masyarakat Reaktif, kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karenanya, untuk mendukung Satlinmas dalam melaksanakan tugas, Babinsa Desa Jetis Koramil 14/Dagangan jajaran Kodim 0803/Madiun, Serda Dwi Ari memberikan pelatihan PBB kepada anggota Satlinmas, pada Selasa (10/10/2023).

Babinsa Serda Dwi Ari mengatakan, dalam pelaksanaan tugas Satlinmas, pelatihan PBB sangat penting untuk dilakukan mengingat latihan PBB diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan yang disiplin.

“Hari ini kami memberikan materi kepada satlinmas diantaranya PBB dasar, wawasan kebangsaan, kecakapan khusus dan bela diri sederhana,” kata Serda Dwi Ari.

Lebih lanjut Babinsa menyampaikan, untuk meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, tangkas, disiplin, dan tanggung jawab kepada anggota Satlinmas, pihaknya secara berkala melaksanakan pelatihan PBB dan memberikan materi wawasan kebangsaan.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pada anggota Satlinmas agar lebih siap dan punya wawasan dalam melaksanakan tugas,” terangnya.

Serda Dwi Ari berharap melalui kegiatan ini akan semakin meningkatkan kedisiplinan anggota Satlinmas, sehingga dalam kegiatan apapun di masyarakat dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik.

“Kami juga merangkul semua elemen masyarakat untuk ikut aktif dalam menjaga keamanan desanya sendiri dengan mengaktifkan Poskamling yang ada,” imbuhnya.

Menurutnya tugas Satlinmas ke depan semakin penuh dengan tantangan, dihadapkan dengan kondisi masyarakat saat ini, tugas linmas harus dilaksanakan dengan keikhlasan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga melalui kegiatan ini, Satlinmas semakin aktif dalam perannya di masyarakat untuk menjaga keamanan di wilayah,” pungkasnya.

Babinsa Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Dari Pemerintah.

Madiun – Pemerintah melalui PT Pos Indonesia meluncurkan program bansos beras 10 Kg sebagai upaya konkret untuk membantu warga yang terdampak oleh krisis pangan. Program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan dukungan sosial kepada masyarakat yang memerlukan.

Karenanya, untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, Babinsa Desa Mejayan, Koramil 08/Mejayan, Kodim 0803/Madiun, Serda Sudjiono, melaksanakan pendampingan pada pendistribusian bantuan pangan cadangan beras pemerintah, bertempat di Balai Desa Mejayan, Kec. Mejayan, Kab. Madiun.

“Bantuan pangan cadangan beras pemerintah tersebut dibagikan kepada 302 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masing masing mendapatkan beras 10 kg,” kata Serda Sudjiono saat mendampingi pendistribusian bantuan pangan pada
Selasa (10/10/2023).

Dalam kegiatan tersebut, selain mendampingi warga binaannya, Babinsa juga melakukan pengamanan dan memantau secara langsung agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan aman.

Menurutnya bantuan langsung dari pemerintah yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia tersebut bertujuan untuk membantu warga masyarakat yang berhak menerima.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, bermanfaat bagi masyarakat serta dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya.

Kasdim Madiun Pimpin Upacara Pengibaran Bendera.

Madiun – Hari ini, Senin (9/10/2023) Anggota Kodim 0803/Madiun beserta Koramil jajaran melaksanakan upacara bendera, bertempat di halaman Makodim Jl. Pahlawan No. 25 Kota Madiun, Jawa Timur.

Rangkaian prosesi pengibaran bendera merah putih pada upacara bendera yang dilakukan oleh Kodim 0803/Madiun juga meliputi rangkaian prosesi lain, seperti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan Pengucapan Sapta marga serta amanat dari Inspiktur upacara.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Staf Kodim 0803/Madiun Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan. Sedangkan Danramil 0803-07/Kare Kapten Inf Suyono sebagai komandan upacara.

Dalam amanatnya Kasdim menyampaikan bahwa upacara pengibaran bendera merah putih yang rutin dilaksanakan pada hari Senin tersebut, bertujuan untuk memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit,” katanya.

Lebih dari itu, lanjut Kasdim, upacara bendera ini juga bertujuan untuk mengenang jasa para Pahlawan serta menumbuhkan sikap disiplin bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,” imbuhnya.

Menurutnya, setiap prosesi dalam upacara bendera mengandung maksud dan tujuan yang mendalam. Seperti mengheningkan cipta, yang bertujuan agar segenap anggota Kodim 0803/Madiun mampu meneladani jiwa patriotisme para pejuang, yang nantinya akan berdampak pada tumbuhnya kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Sedangkan pada pembacaan teks Pancasila dimaksudkan agar kita semua kembali mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Diakhir amanatnya Kasdim berpesan kepada seluruh anggota Kodim 0803/Madiun untuk totalitas dalam memberikan pengabdian kepada negara, bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Mari kita maknai upacara setiap hari Senin ini untuk memantapkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara serta seluruh masyarakat Indonesia. Juga sebagai penghormatan jasa para pahlawan yang telah berkorban membela NKRI,” tandasnya.

Babinsa Sambirejo Bantu Masyarakat Renovasi Renovasi Mushola.

Madiun – Kegiatan karya bakti merupakan bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap desa binaanya dan juga sebagai wahana untuk menjalin silaturahmi dengan elemen masyarakat.

Wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat ini dilakukan anggota Koramil 11/Geger jajaran Kodim 0803/Madiun, Serka Muhamad bersama masyarakat gotong royong merenovasi musola di Desa Sambirejo, Kec. Geger, Kab. Madiun, Senin (9/10/2023).

Disela kegiatan tersebut Serka Muhamad mengatakan, keikut sertaan Babinsa dalam bergotong-royong perbaikan mushola merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Kehadiran kami sebagai aparat teritorial juga dalam rangka menjaga kebersamaan serta untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang ada di wilayah binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Imam (45), salah satu warga setempat mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI karena kehadirannya di tengah-tengah kami dapat menambah semangat kami untuk bergotong royong.

“Kami juga sangat berharap wujud kerjasama dengan aprat TNI yang baik ini akan terus terjalin guna meningkatkan kesejahteraan warga,” imbuhnya

Dampingi Proses Pembibitan Padi, Babinsa Harap Produksi Meningkat.

Madiun – Padi atau nasi merupakan bahan makanan pokok untuk orang Indonesia. Iklim tropis seperti Indonesia juga dapat membuatnya tumbuh sumbur. Namun, untuk mendapatkan panen yang berlimpah diperlukan pengetahuan tentang cara menanam padi yang baik. Sebab, di Indonesia sendiri, walaupun padi merupakan bahan makanan pokok dan dijuluki sebagai negara agraris, ternyata produksi padi nasional belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Terkait hal itu, untuk mendukung program swasembada pangan Babinsa Desa Jogodayuh, Koramil 11/Geger, Kodim 0803/Madiun Serka Slamet, melaksanakan pendampingan mencabut bibit padi (ndaut) di lahan pertanian milik warga setempat, pada Minggu (8/10/2023).

“Sebagai Babinsa kami berusaha melakukan pendampingan kepada petani selama masa penanaman padi, perawatan hingga masa panen,” kata Serka Slamet.

Terpenting, lanjutnya. “Setiap pentahapan dalam proses pertanian harus dilakukan dengan benar. Mulai pemilihan benih berkualitas, penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, pemupukan, pengendalian hama hingga proses panen,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan pendampingan tersebut perlu dilakukan dengan harapan setiap tahapan penanaman dan perawatan tanaman padi dilakukan dengan cara yang benar.

“Banyak kendala yang bisa diatasi bersama, seperti serangan hama dan pengelolaan lahan yang kurang tepat, sehingga dengan adanya pendampingan ini diharapkan produksi padi nasional dapat mencukupi kebutuhan masyarakat,” harapnya.